Kani Makan di Pawon Sulung

Satu lagi tempat makan yang menyenangkan di Jogja. Pawon Sulung yang terletak di Jalan Selokan Mataram, Seturan. Meskipun lahannya cukup imut, tempatnya cukup nyaman dengan desain jawa klasik. Apalagi di sini ada mainan tradisionalnya sehingga menyenangkan untuk anak-anak, ada spot khusus yang instagramable sehingga menyenangkan buat orang dewasa (Hahahaha. Narsis mode: ON), dan banyak masakan jadul sehingga sepertinya bakal menyenangkan juga untuk orang tua.

Alhamdulillah tempatnya nggak terlalu rame. Ibu dan Kani ke sini menemani Tante Merry, setelah pulang dari Keraton, sekitar pukul 12.30. Senang sekali kami langsung dapet tempat duduk dan bisa wisata kuliner dengan nyaman. Sesampainya di sana, kami langsung pesan makanan. Kami memilih makanan: tumis kembang turi, ayam goreng, lele goreng, sup ayam, bakwan jagung goreng, tempe mendoan, dan pisang goreng. Untuk minumannya kami memilih es jeruk, wedang jahe, dan wedang jeruk.  Oya, selain menu itu, di sini ada juga menu jadul lucu-lucu lain seperti tumis kembang kates (bunga pepaya), dan wedang uwuh.

Setelah memesan makanan, kami mengisi waktu luang menunggu masakan siap santap dengan foto-foto di spot dapur jadul yang terletak di bagian depan resto ini. Dapur jadul di sini lumayan lengkap peralatannya. Ada tungku kayu yang kelihatan menyala karena diberi lampu di dalamnya, ada juga alat untuk menumbuk, ada bambu untuk meniup apinya, bahkan ada cangkul. Untuk menambah semangat pengunjung, di sini disediakan juga kostum pendukung acara foto-foto seperti: kebaya tradisional, baju lurik, caping (topi pak tani), dan blangkon. Tapi ibu sih bawa sendiri kebaya dari rumah. Hahaha. Niattt. Meskipun akhirnya dipake tante Merry sih…soalnya Ibu dan Kani malah punya ide iseng pake baju lurik dan blangkon. Hehe…

Setelah foto-foto, ibu dan kani pun beralih ke mainan tradisional. Di sini ada dakon, angklung dan mainan wayang kecil. Tapi Kani kemarin paling tertarik sama dakon alias congklak. Wah..udah lama ga main beginian. Tapi Kani minta ajarin cara mainnya gimana. Yaudahlah ya, seingatnya. Pokoknya ambil butir-butir kacang segenggam dari ‘rumah’ alias bulatan di tengah yang besar sendiri itu, trus mengisi bulatan-bulatannya satu butir-satu butir gitu lah ya sampai yang digenggaman kita habis. It was funJ Lucu juga buat quality time. Dan kalo lihat bagaimana tangan Kani bergerak pelan-pelan mengambil dakon dan mengisi bulatan-bulatannya, sepertinya mainan ini juga cocok untuk melatih motorik halus.

Belum selesai main, ternyata makanan sudah datang. Yuuhuuu. Yang paling unik sih menurutku Tumis Kembang Turi. Rasanya pedes, asin, agak pahit gitu. Kalo ibu sih lahap makannya. Tapi tante Merry agak susah menelannya. “Karena tau ini bunga, jadi agak gimanaa gitu”, kata dia. Haha. Buat pengalaman ya, Tante… Lama-lama rasanya tuh mirip kol/kubis kok. Tawar-tawar seger gitu. Cuma karena dibumbuin cabe rawit aja jadi pedas. Oya, pada kunjungan selanjutnya dengan bapak Kani dan Soba Sitta, ibu nyobain Tumis Kembang Gandul alias tumis bunga papaya. Pahit-pahit pedas gitu deh… Lumayan juga. Enakan ini 😀

Overall…menurutku, Pawon Sulung yaa dapet skor 8/10 lah…alias: 4 bintang 🙂 Nyaman, kids friendly, ada musholla. Tapi…kalo bisa, pilihan lauk-nya lebih variatif lagi dan  ukuran ayamnya agak lebih gede ya. Wkwkw. Oya, kualitas pelayan juga bisa ditingkatkan. Karena sempat mengalami ada pelayan laki-laki yang ditanya-tanya tentang detail pilihan menu, ehhhh… dia belum bisa menerangkan. Pramusaji sebaiknya informative yaa. Kan dia orang pertama yang melayani pengunjung:)
Pawon Sulung

Buka: 10:00-22:00

Alamat: Jl. Selokan Mataram No.8, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s