Kani Main di Kiddy Playland, Lippo Plaza Yogyakarta.

Kalo untuk Kani, I am actually not a fan of mall. Kecuali untuk hal-hal yang memang cenderung cuma ada di mall. Misalnya, playground yang mainannya ga cuma mainan standar a la playground di taman. Dan untuk playground seperti ini, Kiddy Playland di Lippo Plaza Jogja adalah favorit Kani.

Playground ini letaknya di lantai dasar. Persis di sebelah lift, dekat Matahari Mall. Kalo dari pintu masuk utama, tinggal ambil jalan ke kiri lalu lurus saja ke belakang sampai ketemu playground-nya di sebelah kiri.

Kamis lalu, setelah membayar tiket seharga Rp 20.000,-, Kani main di sini selama satu jam. Sebenarnya sih mainannya macam-macam. Ada trampoline, ada perosotan, ada kolam bola, kitchen set, reading zone, mobil-mobilan, dan sebagainya. Tapi, anak Bunda malah maunya main lego (Kok “Bunda”? Iya, sekarang Kani maunya manggil “Bunda”. Ga mau “Ibu” lagi.) -.-“ Padahal mah di rumah juga ada lego. -.-“ Tapi ya wis lah ya. Sing penting bocah e seneng. Bunda mah ikut main aja.

Kali ini Kani berobsesi bikin gedung yang tinggi. Semua balok segi empat dikumpulin dan ditumpukin. Tapi ternyata, Kani nggak sampe kalo bikin terlalu tinggi. Akhirnya, dibikinlah yang standar-standar aja tingginya, tapi banyak. And it was quite interesting for me. Iya, IbundaKani juga interested. Secara, saya kan tipe emak yang sukanya mengajarkan sesuatu terus (Ya namanya juga hasrat terpendam jadi dosen belum kesampaian 😂 Ehhh malah curcol). Jadi sambil main balok ini kita bisa sambil belajar berhitung. Misal nih, Kani kan maunya balok yang kotak semua. Yang ada motif lingkarannya empat. Nah, bisa bunda ajarin ke Kani bahwa dua balok persegi panjang  yang masing-masing motifnya lingkaran dua, itu kalo dijejerkan bisa jadi satu kotak. Buat membuktikan, biar anaknya observe sendiri apakah teori emaknya bener, Kani Ibu minta hitung motif lingkarannya. Bener ga kalo dijejerkan begitu, jadinya kotak dengan empat motif lingkaran.

Setelah semua balok kotak dan persegi panjang kecil-nya habis, Kani pun beralih ke kitchen set. Yaaa namanya juga anak perempuan, Ciiin. Ga jauh-jauh dari masak-masakan. Dan beberapa hari yang lalu kan Kani request supaya Ibu membolehkan Kani bantuin cuci piring. Jadi, Kani senang sekali bisa main kitchen set yang ada sink-nya. Hahaha. Bahagia itu sederhana ya, ciiin.

Karena waktu sudah mau habis, Ibu tawarin Kani main yang lain. Tapi Kani ga mau. Mentok-mentoknya Kani cuma mau main mobil-mobilan yang digerakkan dengan kaki yang berjalan sambil duduk. Ini juga karena Ibu mengingatkan, bahwa Kani kan sukanya minta main mobil-mobilan yang bisa jalan. Mumpung ada, mainin aja. Meskipun yang ini mobilnya jalan manual. Ga model yang tinggal nge-gas trus jalan sendiri itu. Akhirnya Kani tertarik. And that was the last toy we played there. Sebagai mana tertera di sticker pengingat waktu yang ditempelkan penjaga playground di baju Kani, kami meninggalkan playground tepat pada pukul 20.55.

All in all, bisa dibilang, sangat menyenangkan, sih, main di sini. Kebersihan adalah hal yang bikin playground ini sangat nyaman. Nggak berdebu seperti di playground mall-mall lainnya. Mungkin karena tempatnya  cenderung terbuka tanpa jaring-jaring penutup yang biasanya ada untuk memisahkan playground dengan area mall. Jadi, sirkulasi udara lebih baik. Mainan yang kualitasnya masih bagus juga bikin playground ini worth the price. Semua masih kelihatan terawat. Two thumbs up. Semoga bisa dipertahankan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s